KILAS BOGOR – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa penjemputan bendera pusaka milik Pemerintah Kabupaten Bogor menjadi momentum penting untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan kembali semangat persatuan dalam membangun daerah dan bangsa. Kegiatan tersebut berlangsung di rumah sejarah bekas Kantor Bupati Bogor pada masa revolusi fisik di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Ahad (9/8), dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Rudy mengatakan, rumah sejarah di Malasari memiliki nilai penting bagi perjalanan Kabupaten Bogor. Tempat tersebut menjadi saksi perjuangan para pendahulu dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia sekaligus bagian dari sejarah pemerintahan Kabupaten Bogor pada masa revolusi fisik.
Menurutnya, bendera yang dijemput bukan hanya simbol berupa kain merah dan putih. Bendera tersebut merupakan bagian dari sejarah perjuangan karena menjadi bendera pertama dari Pemerintah Pusat Republik Indonesia yang dikirimkan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor pada 1948.
Rudy menyebut penjemputan bendera pusaka merupakan simbol untuk kembali menjemput semangat perjuangan, pengorbanan, dan keikhlasan para pahlawan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai tersebut, kata dia, harus terus diwariskan kepada generasi penerus melalui berbagai bentuk pembangunan.
Ia berharap momentum tersebut mampu memperkuat kebersamaan masyarakat Kabupaten Bogor di tengah berbagai perbedaan. Seluruh elemen masyarakat, menurutnya, memiliki tujuan yang sama, yakni bersama-sama mengisi kemerdekaan dan membangun Kabupaten Bogor serta Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.


















