banner 728x250

Sekda Ajat: Penghijauan Harus Berangkat dari Kesadaran, Bukan Sekadar Instruksi

Sekda Ajat: Penghijauan Harus Berangkat dari Kesadaran, Bukan Sekadar Instruksi.
banner 120x600
banner 468x60

KILAS BOGOR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa gerakan penanaman pohon di Kecamatan Sukamakmur harus dimaknai sebagai ikhtiar bersama yang lahir dari kesadaran dan ketulusan, bukan hanya agenda formal atau kegiatan seremonial.

Hal tersebut disampaikan Sekda Ajat saat mewakili Rudy Susmanto dalam kegiatan penanaman pohon di Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Selasa (24/2). Kegiatan tersebut melibatkan Perhutani, Forkopimcam Sukamakmur, para kepala desa, pelaku usaha wisata, serta masyarakat setempat.

banner 325x300

Menurut Ajat, menjaga kelestarian lingkungan tidak bisa hanya bertumpu pada anggaran pemerintah atau sekadar menjalankan perintah pimpinan. Diperlukan kesadaran kolektif dan rasa tanggung jawab moral untuk mewariskan alam yang lestari bagi generasi mendatang.

“Menanam pohon itu harus dengan hati. Harus ada mimpi bersama untuk menjaga dan mewariskan alam yang baik kepada anak cucu kita,” ujarnya.

Ia menjelaskan, apabila gerakan penghijauan dijalankan secara konsisten dan penuh kesadaran, maka manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bogor.

Ajat juga menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi lintas sektor yang terbangun dalam kegiatan tersebut. Sinergi antara Perhutani, pemerintah desa, pelaku usaha wisata, dan masyarakat dinilai menjadi fondasi penting keberhasilan gerakan menanam pohon di kawasan Sukamakmur.

Pada tahap awal, penanaman difokuskan pada pohon pinus dan damar sebagai bentuk kerja sama konkret antara pemerintah daerah dan Perhutani, sekaligus mendukung keberlanjutan kawasan wisata alam.

Lebih lanjut, Ajat mengungkapkan bahwa sesuai arahan Bupati Bogor, kegiatan penanaman pohon akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa. Ke depan, gerakan ini akan diperluas dengan penanaman pohon pinus di sepanjang jalur Sukamakmur–Sukawangi hingga perbatasan Kabupaten Cianjur.

“Insyaallah dalam tiga sampai empat tahun ke depan, kawasan ini akan kembali hijau dan lebih indah,” ungkapnya optimistis.

Ia menambahkan, dengan kondisi kontur wilayah Sukamakmur yang cukup berat, keberadaan pohon pelindung menjadi sangat penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan mencegah potensi kerusakan alam.

“Atas nama Bupati Bogor, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Mimpi kita bersama adalah mengembalikan kawasan ini menjadi hutan pinus yang asri. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.

Penanaman pohon yang dimulai pada 24 Februari ini diharapkan menjadi titik awal perubahan nyata. Satu tahun ke depan, masyarakat diharapkan dapat melihat hasil dan pertumbuhan dari pohon-pohon yang ditanam hari ini.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *