KILAS BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, peningkatan PAD tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan berbagai pihak, termasuk organisasi profesi seperti Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT).
Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi INI dan IPPAT di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong. Dalam kesempatan itu, Rudy didampingi oleh Sekretaris Daerah Ajat Rochmat Jatnika serta jajaran perangkat daerah terkait, yang turut membahas peran strategis profesi notaris dan PPAT dalam pembangunan daerah.
Rudy menjelaskan bahwa notaris dan PPAT memiliki posisi penting dalam menciptakan tertib administrasi pertanahan dan legalitas transaksi. Keberadaan mereka dinilai mampu memastikan setiap proses berjalan sesuai aturan, sehingga berdampak langsung pada peningkatan penerimaan daerah dari sektor pajak dan retribusi.
Ia juga mengapresiasi kontribusi INI dan IPPAT yang selama ini telah mendukung penguatan ekosistem pembangunan di Kabupaten Bogor. Menurutnya, pencatatan transaksi yang tertib dan legal menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kepercayaan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ke depan, Rudy berharap sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi ini terus diperkuat. Dengan kolaborasi yang solid, Pemkab Bogor optimistis dapat mempercepat pembangunan di berbagai sektor sekaligus meningkatkan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi PAD.


















