KILAS BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan kelanjutan pembangunan Jalan Bomang yang menghubungkan wilayah Bojonggede dan Kemang. Pada tahun 2026 ini, fokus pembangunan diarahkan pada pembangunan Jembatan Situ Nanggerang agar jalur strategis tersebut dapat tersambung secara utuh.
Jalan Bomang memiliki panjang sekitar 3,3 kilometer dan selama ini menjadi salah satu akses penting penghubung antarwilayah di Kabupaten Bogor. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, menyampaikan bahwa pembangunan badan jalan utama telah rampung sepenuhnya.
“Kalau laporan terakhir, sudah 100 persen,” kata Suryanto, Rabu, 11 Januari 2026.
Menurutnya, pekerjaan lanjutan pada tahun ini difokuskan pada pembangunan Jembatan Situ Nanggerang yang berada di ruas Jalan Bomang. Jembatan tersebut menjadi titik krusial untuk memastikan kelancaran konektivitas bagi pengendara dari arah Bojonggede menuju Kemang maupun sebaliknya.
Jembatan Situ Nanggerang direncanakan memiliki panjang sekitar 60 meter dan masuk dalam daftar 10 program strategis Kabupaten Bogor tahun 2026. Pembangunannya didukung anggaran dengan pagu sebesar Rp60 miliar dan ditargetkan dapat diselesaikan pada tahun ini.
Selain pembangunan jembatan, Pemkab Bogor juga masih melanjutkan pengerjaan jalur lambat di beberapa titik yang belum tersambung. Upaya ini dilakukan agar Jalan Bomang dapat terhubung sepenuhnya dari ujung jalan di Kecamatan Bojonggede hingga Kecamatan Kemang.


















