KILAS BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan daerah. Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun), berbagai program pemberdayaan petani terus dijalankan untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus mengendalikan inflasi.
Melalui UPT Pertanian Wilayah V, Distanhorbun menyalurkan sebanyak 20.700 polybag bibit sayuran yang terdiri dari cabai, tomat, dan terong. Selain itu, sebanyak 2.610 polybag Tanaman Obat Keluarga (TOGA) juga dibagikan kepada kelompok tani sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif.
Komoditas cabai menjadi perhatian utama karena memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas harga pangan. Dengan meningkatnya produksi cabai di tingkat lokal, diharapkan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa bergantung pada pasokan dari luar daerah.
Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor, Andri Hadian, mengajak seluruh kelompok tani penerima bantuan agar memanfaatkan bibit tersebut secara maksimal. Menurutnya, bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, dan kesejahteraan petani.
Program distribusi bibit akan terus dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis langkah tersebut akan memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong sektor pertanian yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing.


















