
KILAS BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja. Atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, upaya memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan dan sektor informal, menjadi salah satu fokus yang terus didorong sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui kehadiran Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, pada kegiatan Temu Apresiasi Manfaat Penerima Santunan BPJS Ketenagakerjaan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Gedung Pakuan, Bandung. Kegiatan ini menjadi wadah memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan yang lebih luas kepada para pekerja.

Menurut Jaro Ade, jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam memberikan rasa aman bagi pekerja saat menjalankan aktivitasnya. Dengan adanya perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja maupun risiko lainnya, pekerja dapat bekerja lebih produktif dan memiliki kepastian bagi keberlangsungan ekonomi keluarganya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan kepada para penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan santunan ini menjadi bukti nyata hadirnya perlindungan negara bagi pekerja dan keluarganya, sekaligus menunjukkan pentingnya kepesertaan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bentuk antisipasi terhadap berbagai risiko pekerjaan.
Ke depan, Pemkab Bogor akan terus memperkuat edukasi, sosialisasi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Bogor. Langkah ini diharapkan mampu memperluas perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta mendukung pembangunan daerah yang lebih inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

















