banner 728x250

Pemkab Bogor–Kemenhut Tegaskan Kolaborasi Lindungi TNGHS

Pemkab Bogor–Kemenhut Tegaskan Kolaborasi Lindungi TNGHS.
banner 120x600
banner 468x60

KILAS BOGOR – Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Kementerian Kehutanan kembali menegaskan komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan kawasan konservasi, khususnya Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Komitmen tersebut mengemuka dalam peringatan hari jadi ke-34 TNGHS yang digelar di Bumi Perkemahan Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kamis (26/2).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bogor Jaro Ade, Wakil Menteri Kehutanan Republik Indonesia Rohmat Marzuki, unsur Forkopimcam Tamansari, jajaran Kementerian Kehutanan, Pemkab Bogor, Balai TNGHS, perwakilan masyarakat adat kasepuhan, dunia usaha, akademisi, peneliti, serta organisasi dan NGO pendamping masyarakat sekitar kawasan taman nasional.

banner 325x300

Wakil Menteri Kehutanan RI Rohmat Marzuki menegaskan bahwa TNGHS merupakan kawasan hutan tropis pegunungan terbesar di Pulau Jawa dengan nilai strategis yang sangat penting, baik secara ekologis maupun ekonomi. Kawasan ini berperan sebagai daerah tangkapan air utama yang menopang kebutuhan jutaan masyarakat di Jawa Barat dan Banten, dengan sedikitnya 115 sungai berhulu dari kawasan tersebut.

Selain fungsi hidrologis, Rohmat juga menyoroti peran TNGHS sebagai habitat berbagai satwa kunci yang dilindungi, seperti Elang Jawa, Owa Jawa, dan Macan Tutul Jawa. Keberadaan keanekaragaman hayati tersebut menjadikan TNGHS sebagai kawasan konservasi yang diakui tidak hanya secara nasional, tetapi juga di tingkat global.

Dalam arahannya, Wamenhut menekankan tiga pilar utama pengelolaan kawasan konservasi ke depan, yaitu penguatan perlindungan dan penegakan hukum kehutanan, pengembangan kolaborasi multipihak, serta penguatan pendekatan berbasis sains yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam menertibkan berbagai praktik ilegal di kawasan hutan melalui penguatan satuan tugas serta peningkatan kapasitas Polisi Kehutanan yang didukung pemanfaatan teknologi.

Menurut Rohmat, perlindungan kawasan konservasi tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat adat, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan guna menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Bogor Jaro Ade menyampaikan salam hormat dari Bupati Bogor Rudy Susmanto serta apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kelestarian kawasan hutan di wilayah selatan Kabupaten Bogor. Ia menilai keberadaan TNGHS bersama Taman Nasional Gunung Gede Pangrango memiliki peran vital sebagai penyangga kehidupan.

Menurutnya, tanpa keberadaan kawasan konservasi tersebut, kualitas lingkungan, udara, dan kesejukan yang selama ini dirasakan masyarakat Bogor dan sekitarnya tidak akan terjaga seperti sekarang. Oleh karena itu, kawasan konservasi harus diposisikan sebagai benteng ekologis yang dijaga secara bersama-sama.

Jaro Ade juga menyinggung pentingnya pembenahan zonasi kawasan hutan yang pada masa lalu masih menyisakan tumpang tindih antara lahan masyarakat dengan peta kawasan konservasi. Ke depan, pembenahan zonasi diharapkan dilakukan secara bertahap dan partisipatif guna mencegah potensi konflik sosial.

Selain itu, Pemkab Bogor saat ini tengah menggencarkan program pembangunan hutan kota sebagai bagian dari visi pembangunan berkelanjutan. Setiap kecamatan ditargetkan memiliki minimal satu hektare hutan kota yang disertai dengan gerakan penanaman ribuan pohon di desa-desa.

Program tersebut diharapkan dapat bersinergi dengan pengelolaan kawasan konservasi, sehingga upaya menjaga kelestarian lingkungan dapat dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.

Dengan semangat kolaborasi yang terus diperkuat, Pemkab Bogor dan Kementerian Kehutanan optimistis kawasan konservasi seperti Taman Nasional Gunung Halimun Salak akan tetap menjadi benteng ekologis sekaligus sumber kehidupan bagi generasi masa depan.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *