KILAS BOGOR – Antusiasme warga memadati stan Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa Kabupaten Bogor pada hari terakhir KaBOGORFEST 2026 di Stadion Pakansari, Minggu (14/6). Program yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 ini menjadi salah satu kegiatan yang paling diminati masyarakat karena menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Sejak pagi hari, masyarakat terlihat berbondong-bondong mendatangi lokasi GPM untuk mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga di bawah pasaran. Tingginya minat warga membuat seluruh stok komoditas yang disediakan pemerintah daerah habis terjual hingga kegiatan berakhir.
Sebanyak enam ton bahan pangan disiapkan dalam pelaksanaan GPM kali ini. Komoditas tersebut meliputi beras premium, telur ayam ras, minyak goreng kemasan, gula pasir konsumsi, serta berbagai produk hortikultura dan protein hewani seperti daging ayam, cabai, bawang merah, dan bawang putih.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menyampaikan bahwa tingginya animo masyarakat menunjukkan pentingnya program Gerakan Pangan Murah dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga sekaligus menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah. Keberhasilan GPM yang mampu menyerap seluruh stok komoditas menjadi bukti bahwa program tersebut memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Bogor.


















