KILAS BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat peran koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan yang sehat, profesional, dan berdaya saing. Semangat tersebut ditegaskan dalam peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat Kabupaten Bogor yang menjadi momentum memperkuat pembinaan dan tata kelola koperasi.
Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, menyampaikan bahwa rangkaian peringatan Hari Koperasi merupakan bagian dari agenda nasional yang diikuti dengan berbagai kegiatan produktif di Kabupaten Bogor. Selain pengukuhan pengurus Dekopinda, kegiatan juga diramaikan pameran UMKM dan hiburan rakyat untuk mendorong perputaran ekonomi lokal.
Menurutnya, koperasi dan UMKM merupakan dua sektor yang saling melengkapi. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong kolaborasi agar keduanya mampu tumbuh bersama dan menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Pemkab Bogor juga memfokuskan penguatan pada tata kelola koperasi melalui pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT), pembinaan kepengurusan, hingga pendampingan terhadap sekitar 800 koperasi agar semakin sehat dan memberikan manfaat optimal bagi anggotanya.
Selain itu, pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di 416 desa dan 19 kelurahan terus dikawal sebagai salah satu penggerak ekonomi desa. Pemerintah berharap koperasi mampu membangun kolaborasi dengan berbagai sektor, termasuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.


















