KILAS BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui pelaksanaan Gebyar Pelayanan Publik Nonstop 100 Jam. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto didampingi Wakil Bupati Bogor Jaro Ade dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Bogor.
Program yang diinisiasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) ini berlangsung selama lebih dari empat hari tanpa henti. Sebanyak 23 tenant pelayanan dari berbagai instansi pemerintah, BUMN, BUMD, dan lembaga pendukung lainnya terlibat memberikan layanan kepada masyarakat selama 100 jam penuh.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa capaian rekor MURI bukan sekadar penghargaan, melainkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor yang merupakan wilayah penyangga ibu kota menuntut layanan yang lebih fleksibel, termasuk kemungkinan penambahan jam operasional pelayanan perizinan di masa mendatang.
Selain pelayanan perizinan, Rudy juga menekankan pentingnya administrasi kependudukan sebagai dasar pemenuhan hak-hak masyarakat. Ia meminta jajaran terkait untuk lebih aktif menjangkau warga yang belum memiliki dokumen kependudukan agar seluruh masyarakat dapat mengakses layanan pendidikan, kesehatan, maupun bantuan sosial secara optimal.
Selama pelaksanaan Gebyar Pelayanan Publik Nonstop 100 Jam, tercatat sebanyak 6.210 layanan berhasil diberikan kepada masyarakat, termasuk 574 permohonan perizinan yang masuk. Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa pelayanan publik yang mudah diakses, responsif, dan menyesuaikan kebutuhan warga menjadi faktor penting dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih maju, aman, adil, dan makmur.


















