KILAS BOGOR – Upaya memodernisasi pasar tradisional terus dilakukan Perumda Pasar Tohaga. Kali ini, Pasar Cileungsi tampil dengan wajah baru melalui kehadiran Street Food Malam, sebuah ruang kuliner yang memberi panggung bagi pelaku UMKM lokal.
Program ini sejalan dengan arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Street Food Pasar Cileungsi dijadwalkan diresmikan pada Selasa, 11 Februari 2026, berlokasi di pelataran parkir depan Pasar Cileungsi, mulai pukul 17.00 WIB.
Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, menjelaskan bahwa konsep ini tidak sekadar menghadirkan kuliner, tetapi juga mengangkat citra pasar rakyat agar lebih adaptif dengan gaya hidup masyarakat saat ini.
Menurutnya, Street Food Malam diharapkan menjadi magnet baru yang meningkatkan kunjungan pasar sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar. Pasar Cileungsi menjadi lokasi kedua setelah sebelumnya konsep serupa sukses digelar di Pasar Ciluar.
Beragam sajian khas UMKM Cileungsi hadir meramaikan malam, dari camilan ringan hingga makanan berat dengan pilihan rasa manis dan pedas. Seluruh menu disajikan dengan harga terjangkau dan dikelola langsung oleh pelaku usaha lokal.
Salah satu pedagang, Irma Novianty dari lapak Bandar Cireng, menyambut baik inisiatif ini. Ia menilai kehadiran Street Food Malam memberi ruang usaha yang lebih tertata, nyaman, dan berdampak langsung pada meningkatnya jumlah pengunjung.
Street Food Pasar Cileungsi akan beroperasi setiap hari pukul 17.00–00.30 WIB, dilengkapi fasilitas parkir gratis bagi pengunjung. Dengan konsep ini, pasar tak lagi hanya hidup di pagi hari, tetapi juga menjadi denyut ekonomi dan kuliner di malam hari.


















