
KILAS BOGOR – Bogorun 2026 kembali hadir sebagai salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Event lari ini akan digelar pada Minggu, 10 Mei 2026, bertempat di Taman Budaya Sentul City, dengan target partisipasi sekitar 4.100 pelari dari berbagai daerah di Indonesia.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan bahwa Bogorun kini telah berkembang menjadi ajang lari berstandar profesional. Tidak hanya sebagai kegiatan olahraga, Bogorun juga menjadi sarana untuk memperkuat kebanggaan daerah serta mengangkat nama Kabupaten Bogor di tingkat nasional, bahkan ditargetkan menuju sertifikasi internasional pada 2027.

Mengusung tema “Eco Movement”, Bogorun 2026 membawa pesan penting tentang gaya hidup sehat yang selaras dengan kepedulian terhadap lingkungan. Tema ini menjadi simbol ajakan kepada masyarakat untuk lebih sadar akan keberlanjutan dan menjaga alam sekitar melalui aktivitas positif.
Ajang ini juga menampilkan kolaborasi lintas sektor, melibatkan berbagai unsur seperti NPCI, KORMI, dan KONI. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam menjadikan Bogorun sebagai event olahraga yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga inklusif dan penuh semangat kebersamaan.
Dengan rute lari yang telah tersertifikasi nasional oleh PASI, Bogorun 2026 menghadirkan tiga kategori lomba, yakni Kuta 5K, Udaya 10K, dan Wangsa Half Marathon yang juga terbuka bagi peserta mancanegara. Lebih dari sekadar perlombaan, event ini menjadi perayaan gaya hidup sehat dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Bogor, dari Bogor untuk Indonesia.

















