
KILAS BOGOR –Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong yang dinilai mulai memudar di tengah kehidupan sosial saat ini. Menurutnya, berbagai persoalan lingkungan yang kerap terjadi, seperti banjir akibat saluran air tersumbat, tidak bisa semata-mata dianggap sebagai tanggung jawab pemerintah.
Rudy Susmanto menegaskan bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan kewajiban bersama antara pemerintah dan masyarakat. Ia menyoroti pola pikir sebagian warga yang masih menyerahkan sepenuhnya urusan lingkungan kepada pemerintah, sehingga semangat kebersamaan dan kepedulian sosial perlahan melemah.

“Budaya gotong royong adalah jati diri kita. Jika ini terus luntur, maka persoalan lingkungan akan terus berulang,” ujarnya.
Menjelang bulan suci Ramadhan, Rudy Susmanto mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk melakukan gotong royong bebersih lingkungan secara serentak di wilayah masing-masing. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus menjadi persiapan spiritual menyambut Ramadhan dengan hati yang lapang.
“Kita ingin di awal Ramadhan, masyarakat menyambut ibadah puasa dengan bahagia dan sukacita. Bukan justru menderita ketika hujan turun karena saluran air mampet,” tambahnya.
Melalui ajakan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap kesadaran kolektif masyarakat kembali tumbuh, sehingga budaya gotong royong tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari sebagai kekuatan bersama menjaga lingkungan dan kualitas hidup.

















