KILAS BOGOR – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan mutu pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat.
Dengan jumlah penduduk yang sangat besar, Disdukcapil Kabupaten Bogor menghadapi tantangan tersendiri dalam menghadirkan layanan yang cepat, merata, dan mudah diakses. Berbagai inovasi pun dilakukan guna mempercepat proses pelayanan sekaligus mengurangi antrean warga.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah, menjelaskan bahwa pelayanan administrasi kependudukan memiliki cakupan yang luas dan berkelanjutan, dimulai sejak seseorang lahir hingga meninggal dunia.
Menurutnya, sejak kelahiran, masyarakat telah mendapatkan layanan melalui penerbitan akta kelahiran, dan pada akhirnya tetap dilayani melalui pencatatan akta kematian. Hal ini menunjukkan peran Disdukcapil yang hadir sepanjang siklus kehidupan warga.
Renaldi mengakui, besarnya jumlah penduduk menjadi tantangan utama dalam memberikan pelayanan yang cepat dan optimal. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan berbagai terobosan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Sebelumnya, sistem pelayanan seperti one stop service dan one day service masih terpusat di kantor dinas serta tujuh Unit Pelaksana Teknis (UPT). Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan antrean panjang dan memperpanjang waktu layanan.
“Kami menyadari bahwa sistem tersebut memungkinkan antrean semakin banyak dan durasi pelayanan menjadi lebih lama,” ujar Renaldi.
Ia menambahkan, Disdukcapil kini aktif berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pimpinan daerah untuk mencari solusi terbaik, termasuk mengembangkan sistem pelayanan agar lebih tersebar dan mudah dijangkau masyarakat.
Dengan langkah-langkah tersebut, Disdukcapil Kabupaten Bogor berharap pelayanan administrasi kependudukan dapat semakin efisien, cepat, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara optimal.


















