KILAS BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengungkapkan bahwa pembangunan underpass Citayam akan membutuhkan pembebasan lahan seluas 5.300 meter bidang tanah di wilayah Kabupaten Bogor.
Kepala DPU Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, mengatakan bahwa rencana pembangunan underpass Citayam sebenarnya telah digagas sejak tahun 2019 oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, realisasi proyek tersebut baru menemui titik terang setelah adanya kesepakatan bersama antara Pemkab Bogor, Pemkot Depok, dan Pemprov Jawa Barat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
“Underpass Citayam itu kan rencananya memang dari Provinsi Jawa Barat sejak 2019,” ujar Suryanto, Selasa, 10 Februari 2026.
Ia menjelaskan, setelah dilakukan peninjauan ulang oleh Pemerintah Kota Depok, kebutuhan pembebasan lahan di wilayah Kabupaten Bogor mengalami penyesuaian. Dari rencana awal seluas sekitar 4.970 meter pada tahun 2019, kini bertambah menjadi 5.300 meter.
“Setelah direview kembali oleh Depok, pembebasan lahan yang tadinya sekitar 4.970 meter sekarang menjadi 5.300 meter di Kabupaten Bogor, dan itu yang akan kita bebaskan,” jelasnya.
Meski demikian, Suryanto mengakui bahwa proses pembebasan lahan memerlukan pemenuhan berbagai administrasi. Karena itu, pihaknya berharap penetapan lokasi (Penlok) untuk lahan di wilayah Kabupaten Bogor dan Kota Depok dapat ditangani langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kita siap, intinya begitu. Tapi untuk pengurusan administrasi penetapan lokasi, kita berharap Provinsi yang mengurus karena itu kewenangan Provinsi,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya proses pembebasan lahan dilakukan secara bersamaan antara Bogor dan Depok agar tidak menimbulkan perbedaan penilaian harga.
“Harus bareng dengan Depok, jangan sendiri. Supaya tidak ada kecemburuan, appraisal-nya juga sama, sehingga harganya nanti setara,” tambahnya.
Suryanto menyebutkan, underpass Citayam nantinya akan dibangun dengan panjang sekitar 100 meter sebagai upaya mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan tersebut.
“Intinya Provinsi sudah siap membangun, bahkan sudah beberapa kali rapat. Kemarin Pak Gubernur juga sudah menegaskan kembali, makanya Bupati melakukan MoU dengan Depok dan Provinsi,” pungkasnya.
Kalau mau, aku bisa:


















