KILAS BOGOR – Satu tahun kepemimpinan Rudy Susmanto di Kabupaten Bogor menjadi fase penting pembuktian arah pembangunan daerah. Sejak dilantik pada 20 Februari 2025 bersama Wakil Bupati Ade Ruhandi atau Jaro Ade, berbagai sektor pembangunan menunjukkan percepatan yang signifikan.
Ketua KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago, menilai duet Rudy-Ade berhasil menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurut Wahyudi, visi Bogor Istimewa dan Bogor Gemilang tidak berhenti pada tataran jargon. Dampaknya terlihat nyata melalui geliat pembangunan, pertumbuhan ekonomi daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Ia menambahkan, konsep pembangunan yang dirumuskan dalam semangat Kuta Udaya Wangsa memberikan arah yang jelas bagi kebangkitan Kabupaten Bogor, dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan yang profesional.
Selama tahun pertama kepemimpinan, sejumlah capaian strategis berhasil diraih. Di sektor ekonomi dan ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten Bogor memperoleh apresiasi nasional melalui ajang yang diselenggarakan Kompas TV, atas komitmen dalam mendorong penciptaan kerja layak dan penguatan ekonomi lokal.
Percepatan pembangunan infrastruktur juga mendapatkan pengakuan dari Garuda TV, yang menilai pembangunan semakin merata hingga wilayah pinggiran. Sementara di sektor kesehatan, capaian Universal Health Coverage dengan tingkat kepesertaan JKN yang hampir menyeluruh menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh warga.
Komitmen terhadap lingkungan hidup pun membuahkan prestasi nasional. Program kampung ramah lingkungan mencatatkan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia melalui pameran kerajinan berbahan daur ulang terbanyak.
Di bidang reformasi birokrasi, penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara menempatkan Kabupaten Bogor sebagai salah satu daerah dengan implementasi manajemen ASN terbaik di Jawa Barat. Bahkan, dalam proses pengangkatan CASN Formasi 2024, Pemkab Bogor tercatat sebagai instansi tercepat di wilayahnya.
Tak hanya itu, perhatian terhadap kelompok rentan turut mendapat pengakuan melalui penghargaan tokoh peduli disabilitas, serta penetapan Kabupaten Bogor sebagai kabupaten terbaik dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal oleh Kementerian Dalam Negeri, yang diserahkan langsung oleh Tito Karnavian.
Wahyudi menegaskan, berbagai penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestise, melainkan harus menjadi pemicu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik.
“Tahun pertama ini menjadi fondasi penting. Harapannya, Kabupaten Bogor terus melaju, semakin gemilang, dan benar-benar menjadi daerah yang istimewa,” pungkasnya.


















