KILAS BOGOR – Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) merilis hasil survei kepuasan masyarakat Kabupaten Bogor terhadap kinerja satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi atau Jaro Ade. Rilis survei tersebut disampaikan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Founder LS Vinus, Yusfitriadi, menjelaskan bahwa survei dilakukan melalui wawancara terhadap 1.600 responden yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bogor. Penilaian dilakukan terhadap 16 sektor pemerintahan selama satu tahun masa kerja Rudy–Jaro.
“Survei ini bertujuan untuk membaca persepsi masyarakat terhadap kinerja awal kepala daerah dan wakil kepala daerahnya, baik dari sisi kepuasan maupun ketidakpuasan,” ujar Yusfitriadi di Cibinong.
Hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan tertinggi berada pada sektor infrastruktur dengan 92,19 persen responden menyatakan puas. Disusul sektor kebudayaan sebesar 91,50 persen dan tata kelola lingkungan 89,13 persen. Sementara itu, sektor komunikasi publik mencatat kepuasan 88,94 persen, sektor sosial 88,06 persen, dan pelayanan publik 86,94 persen.
Di sektor pendidikan, tingkat kepuasan mencapai 86,44 persen, tata kelola pemerintahan 86,25 persen, kesehatan 85,94 persen, serta keamanan 84,44 persen. Adapun sektor penegakan hukum memperoleh tingkat kepuasan 79,75 persen dan pemberantasan korupsi 79,38 persen.
Sementara itu, sektor dengan tingkat kepuasan relatif lebih rendah meliputi transportasi sebesar 74,25 persen, ketenagakerjaan 73,56 persen, ekonomi 72,94 persen, serta pertanian 72,88 persen.
Jika dirata-ratakan dari seluruh sektor yang disurvei, tingkat kepuasan publik terhadap Pemerintah Kabupaten Bogor berada di angka 83,29 persen. Bahkan, sebanyak 76,19 persen responden menyatakan keyakinannya terhadap kepemimpinan Rudy Susmanto dan Jaro Ade untuk empat tahun ke depan.
Yusfitriadi menegaskan, hasil survei tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi awal bagi Pemerintah Daerah dalam menyempurnakan kebijakan ke depan.
“Dari keseluruhan sektor, ketenagakerjaan masih menjadi isu krusial dan pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian serius serta pembenahan sejak sekarang,” pungkasnya.


















