KILAS BOGOR – Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor memastikan wilayah Kabupaten Bogor masih berada dalam status zona hijau atau tidak berisiko terhadap penyebaran virus Nipah. Hingga saat ini, belum ditemukan laporan kasus virus Nipah pada manusia, baik di Kabupaten Bogor maupun di Indonesia.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, menjelaskan bahwa virus Nipah merupakan penyakit zoonotik emerging yang berasal dari genus Henipavirus dan famili Paramyxoviridae. Virus ini memiliki reservoir alami pada kelelawar buah, yang dapat menularkan virus ke manusia secara langsung maupun melalui hewan perantara seperti babi.
“Penularan juga dapat terjadi melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, serta melalui kontak erat antar manusia,” ujar Fusia, Selasa (10/2/2026).
Ia menambahkan, gejala klinis virus Nipah bervariasi, mulai dari infeksi saluran pernapasan akut ringan hingga berat, bahkan dapat menyebabkan ensefalitis yang berisiko kematian.
Berdasarkan hasil pemetaan risiko dan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan RI, Kabupaten Bogor saat ini dinyatakan aman dari virus Nipah. Meski demikian, masyarakat tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.


















