KILAS BOGOR – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan arah pembangunan Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2027 akan difokuskan pada pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru guna mengurangi ketimpangan wilayah, menekan angka kemiskinan, dan membuka lebih banyak lapangan kerja.
Hal tersebut disampaikan Rudy saat Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor yang membahas Persetujuan Bersama Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 serta penyampaian Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027. Menurutnya, penyusunan KUA dan PPAS menjadi tahapan penting dalam memasuki tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kabupaten Bogor 2025-2029.
Empat prioritas pembangunan ditetapkan sebagai arah kebijakan, yakni peningkatan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan, pengembangan ekonomi lokal yang terintegrasi, percepatan pembangunan infrastruktur, serta penguatan layanan yang inklusif dan berkeadilan.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan basis data potensi daerah, intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan, serta percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Sementara belanja daerah diarahkan untuk mendukung target RPJMD, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), hingga percepatan penurunan kemiskinan dan stunting.
Berbagai proyek strategis seperti Flyover Bojonggede-Kemang, Underpass Simpang PDAM Cibinong, TPST Jasinga, PSEL, Hotel Embarkasi Haji, hingga gerai pelayanan publik akan menjadi bagian dari investasi pembangunan 2027. Meski masih menghadapi tantangan defisit anggaran, Rudy optimistis sinergi bersama DPRD akan menghasilkan kebijakan fiskal yang sehat dan berpihak kepada masyarakat.


















