KILAS BOGOR – Perayaan puncak Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang digelar di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, membawa dampak positif bagi masyarakat setempat. Ribuan pengunjung yang hadir selama rangkaian kegiatan sejak 30 Mei hingga 3 Juni 2026 turut menggerakkan roda perekonomian warga dan menciptakan suasana desa yang lebih hidup.
Berbagai sektor usaha masyarakat merasakan manfaat langsung dari tingginya aktivitas selama perayaan berlangsung. Mulai dari penyedia homestay, pedagang makanan dan minuman, hingga pelaku usaha kecil lainnya memperoleh tambahan penghasilan berkat meningkatnya jumlah tamu yang datang ke Malasari.
Warga Kampung Malasari, Aan, mengungkapkan rasa syukurnya karena rumah miliknya disewa sebagai tempat menginap bagi para tamu. Menurutnya, pelaksanaan HJB di desanya memberikan peluang ekonomi yang sebelumnya jarang dirasakan oleh masyarakat setempat.
Tidak hanya sektor penginapan, para pedagang juga menikmati peningkatan omzet yang signifikan. Ramainya pengunjung yang memadati area kegiatan membuat berbagai produk kuliner dan kebutuhan lainnya laris terjual dari pagi hingga malam hari selama acara berlangsung.
Selain memberikan dampak ekonomi, puncak HJB ke-544 juga menghadirkan manfaat sosial dan budaya bagi masyarakat. Beragam hiburan, pertunjukan seni, dan kegiatan edukatif yang disuguhkan menjadi pengalaman berharga bagi warga, khususnya anak-anak, sekaligus memperkenalkan potensi Desa Malasari kepada masyarakat luas.


















