
KILAS BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi atas peluncuran Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi (PAK) yang digelar di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta. Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun budaya antikorupsi sejak usia dini demi mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Peluncuran panduan dilakukan bersama oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Dalam Negeri. Dalam kesempatan itu, Rudy Susmanto menerima simbolis Panduan Pendidikan Antikorupsi bersama sejumlah kepala daerah lainnya, didampingi Sekretaris Daerah dan Inspektur Kabupaten Bogor.

Menurut Rudy, pendidikan antikorupsi merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk karakter generasi muda yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa nilai integritas harus ditanamkan sejak dini melalui lingkungan pendidikan agar menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
“Investasi terbaik adalah investasi pada sumber daya manusia. Karena itu, kami mendukung penuh pendidikan antikorupsi untuk menciptakan generasi yang menjunjung tinggi kejujuran dan integritas dalam membangun bangsa,” ujar Rudy Susmanto.
Sementara itu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Setyo Budiyanto menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup hanya melalui penindakan hukum. Menurutnya, pendidikan karakter dan penanaman nilai antikorupsi di ruang kelas menjadi fondasi penting dalam menciptakan Indonesia yang bersih dari korupsi di masa mendatang.

















