
KILAS BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan pentingnya peran aparatur pemerintah sebagai ujung tombak komunikasi publik di tengah derasnya arus informasi digital. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Talkshow 3 Pilar yang digelar di Auditorium Setda Kabupaten Bogor. Menurut Rudy, tantangan pemerintah saat ini bukan hanya bekerja, tetapi juga memastikan masyarakat memahami setiap program dan kebijakan yang dijalankan.
Dalam arahannya, Rudy Susmanto menyebut bahwa banyak kerja nyata pemerintah yang kerap tidak tersampaikan secara utuh kepada masyarakat. Akibatnya, opini yang berkembang di media sosial sering kali tidak sejalan dengan fakta di lapangan. Karena itu, ia meminta seluruh aparatur mampu menjadi penyampai informasi yang baik, jelas, dan tidak memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa media sosial memiliki kekuatan besar dalam membentuk persepsi publik. Ketika narasi negatif terlanjur berkembang, klarifikasi pemerintah sering kali sulit diterima. Oleh sebab itu, Rudy menilai komunikasi publik harus dibangun dengan pendekatan yang menyejukkan, berbasis fakta, serta dilakukan secara konsisten oleh seluruh unsur pemerintah.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kondusivitas wilayah melalui sinergi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta seluruh elemen masyarakat. Rudy Susmanto mengajak semua pihak untuk memperkuat semangat gotong royong dan menjaga persatuan agar perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi perpecahan.
Sementara itu, Danrem 061/SK Brigjen TNI Thomas Rajunio menilai aparatur negara perlu lebih aktif mendukung penyebarluasan informasi program pemerintah. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Deddy Corbuzier sebagai narasumber yang berbagi wawasan mengenai strategi komunikasi publik di era digital agar pesan pemerintah dapat diterima masyarakat secara lebih efektif.

















