KILAS BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat tata kelola digital dengan menggelar sosialisasi audit Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk memastikan sistem digital pemerintahan berjalan lebih efektif, aman, dan terintegrasi.
Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid di Ruang Rapat H.R. Rasuna Said Diskominfo, Cibinong, diikuti oleh perwakilan perangkat daerah dan RSUD. Sosialisasi ini turut menghadirkan narasumber dari Relawan TIK dan tenaga ahli di bidang teknologi informasi guna memberikan pemahaman komprehensif terkait pentingnya audit TIK.
Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, menekankan bahwa pengelolaan TIK saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari infrastruktur jaringan hingga beragam aplikasi layanan publik. Ia juga menyoroti masih adanya sistem yang berjalan sendiri-sendiri, sehingga integrasi data belum optimal.
Melalui audit TIK, pemerintah daerah berupaya mengidentifikasi potensi celah keamanan, kelemahan sistem, serta risiko inefisiensi. Audit ini juga menjadi langkah penting untuk menyelaraskan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), sekaligus memperkuat pengendalian internal dan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Diskominfo berharap seluruh perangkat daerah dapat berperan aktif dan terbuka dalam proses audit ini. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan sistem digital yang dimiliki pemerintah daerah dapat berjalan maksimal, lebih aman, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi secara berkelanjutan.


















