KILAS BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto meninjau langsung kesiapan personel dalam Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang digelar di Area Barat (VVIP) Stadion Pakansari, Cibinong, Kamis (12/3). Dalam kesempatan tersebut, Rudy menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, Polri, serta seluruh unsur yang terlibat dalam upaya menjaga keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Bogor.
Rudy Susmanto menegaskan bahwa para petugas memiliki peran penting dalam memastikan situasi tetap aman dan kondusif, terutama saat masyarakat menjalankan tradisi mudik Lebaran. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari TNI, Polri, hingga unsur perangkat daerah dan masyarakat.
Menurutnya, ketika masyarakat merayakan Idul Fitri dan melakukan perjalanan mudik, para petugas tetap menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, sinergi lintas instansi menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pengamanan selama masa Lebaran.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan lebih dari 5.000 personel gabungan. Personel tersebut terdiri dari 1.099 anggota Polres Bogor serta lebih dari 4.000 personel dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan berbagai unsur masyarakat lainnya.
Selain itu, Polres Bogor juga menyiapkan 14 pos pengamanan di berbagai wilayah, satu pos pelayanan di Rest Area Gunung Mas, serta satu pos terpadu di Pos Hugeng Gadog. Rekayasa lalu lintas di kawasan Puncak, termasuk sistem one way, akan diberlakukan jika volume kendaraan dari Gerbang Tol Ciawi menuju Puncak mencapai sekitar 2.200 hingga 2.500 kendaraan per jam, guna memastikan arus mudik tetap lancar dan aman.


















